Minggu, 23 Maret 2014

Tips Membuat Screen Sablon Kaos Manual Bagus

sablon kaos manualNamanya juga sablon kaos manual, maka pengerjaan dilakukan secara manual yang mana dalam pengerjaan dibutuhkan screen dan rakel. 

Kedua alat ini terutama screen bisa dikatakan hal yang paling penting dalam menentukan kesuksesan dalam proses sablon manual. Memang siapa yang menggunakan juga memberikan kontribusi tersendiri.

Terlepas dari persolan itu semua, sejak mengetahui screen adalah tokoh utama dalam dunia sablon. Lalu bagaimana mengetahui syarat-syarat membuat screen yang bagus. Sebanarnya bagus atau tidaknya tergantung pada perawatan sendiri.  Jika dirawat dengan baik, seperti dicuci dan dikeringkan setelah penggunaan, screen dapat bertahan lama.

Kendati demikian bukan berarti tanpa kendala. Hal-hal yang seringkali menjadi ganjalan screen sendiri antara laina, seperti ukuran sablon yang lebih besar dari screen yang dimiliki atau screen yang robek setelah beberapa kali pemakaian dan tak bisa diterpakai lagi sehingga membutuhkan screen yang baru.

Kenapa harus membeli, jika membuat screen sendiri dapat dilakukan dengan mudah, yang terpenting kenali dulu screen kemudian tinggal membeli bahan-bahan yang mempunyai kualitas di atas rata-rata. Soal pengenalan bagian screen sebenarnya terbagi menjadi dua bagian utama yaitu bingkai (frame)
dan kain screen (sering disebut kasa).

Untuk bingkai sendiri biasanya ada hal terbuat dari kayu atau alumunium.  Untuk bingkai yang terbuat dari kayu, bahan yang digunakan haruslah stabil. Karena itu disarankan jika untuk pembuatan bingkai ini adalah kayu jati tua yang sudah kering. Jenis kayu ini memiliki ketahahan yang kuat, awet, dan stabil dalam segala cuaca.

Sebelum membuat screen ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan. Bahan utamanya adalah kain screen dan kayu. Alat yang diperlukan seperti palu, paku, lem, staples, penggaris, dan gunting. Berikut ini adalah cara membuat screen.

Menentukan ukuran

Tentukan dulu ukuran bingkai yang akan dibuat. Ukuran bingkai bervariasi, ada yang kecil untuk desain yang kecil hingga besar untuk menyablon spanduk. Ukuran bingkai disesuaikan dengan besar kecilnya desain yang akan dicetak.

Membuat bingkai

Setelah menentukan ukuran yang akan dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat bingkai. Diameter bingkai juga harus diperhatikan jangan terlalu tebal dan terlalu tipis. Potong kayu sesuai panjang yang diinginkan dan paku dengan rapi sehingga menjadi bingkai yang rata, rapi, dan licin.

Memilih kain

Setelah bingkai siap, pilihlah kain screen (mesh) sesuai kebutuhan. Kain screen ini memiliki kerapatan yang berbeda-beda, tergantung dari detail yang diperlukan saat menyablon. Ada dua jenis kain screen, yaitu yang berwarna putih dan kuning. Penggunaan keduanya pun sesuai kebutuhan. Kain screen kuning biasanya digunakan untuk desain yang detail karena hasilnya lebih jelas dan bagus.

Memasang kain

Bentangkan kain pada bidang yang datar. Pasang kain ke bingkai dan pastikan saat direkatkan (baik di lem maupun staples) kain rata, lurus, kencang, dan datar.

Mari lebih kreatif dan selamat mencoba

Jumat, 14 Maret 2014

Republik Sablon: Cara Sablon Manual

http://republiksablon.com/

Sambil sruput kopi hitam lalu mengisap dalam-dalam sedetik kemudia asap berhempas entah kemana. Sore ini, obrolan santai seputar dunia sablon yang terus berkembang pesat. Begitu pesatnya perkembangan sablon sehingga dapat dibedakan menjadi dua garis besar, yakni sablon manual dan sablon digital. 

Terkait hal itu mungkin sudah tak asing lagi bahkan malah membawa rasa penasaran bagaimana proses terjadi sablon kaos manual. Bagi yang penasaran atau kebetulan tengah belajar tentang sablon kaos manual dan berencana membuka usaha jasa sablon kaos manual . 

Maka kamu berada di tempat yang tepat. Sebab, sebelum merencanakan akan membuka layanan jasa sablon manual, pastinya secara garis besar kamu pun pelum mengetahui bagaimana cara sablon manual. 

Lantas Bagaimana Teknik atau Cara Sablon Manual. 

Yuk langsung aja. Dan kami akan mencoba memaparkan secara detail. Dan akan dipaparkan   ulang apa saja yang telah diobrlolkan sebagaimana yang dilansir dari republik sablon perihal tahapan mesti dilakukan: 

Adapun beberapa tahapan sebagai berikut:

1. Setting Desain Kaos

Pada tahap awal ini biasanya dilakukan seseorang yang telah mengerti desain. Soalnya, seseoarang tersebut bakal  mengedit desain kaos menjadi film sablon atau klise film sablon yang siap dicetak sablon. Dalam pengerjaannya desain harus di proses melalui pecah warna atau separasi warna tergantung desain kaosnya bisa berupa sablon vektor atau berupa sablon raster, anda bisa membuat pecah warna menggunakan program coreldraw atau photoshop.

2. pengolesan minyak Goreng

Setelah desain diprint dengan menggunakan tinta laser lalu kertas tersebut diolesi minyak goreng. Hal ini dilakukan agar goreng, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar saat pembuatan film pada screen.

3. Tahap pra-afdruk

Dalam pengerjaan diperlukan pembersihan seperti sabun colek ,air ,kain spon. cuci screen sablon menggunakan air dan sabun kemudian di lap dengan menggunakan kain spon. setelah bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering.

3. Tahap afdruk
Usai screen benar kering setelah dicuci (dibersihkan) lalu kain screen diolesi obat afduk cairan merah dan putih sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan ini screen tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.

4. Tahap pembakaran screen

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan materi seperti kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Papan , taruh busa di atas papan lalu ambil screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen lalu letakkan gambar (hasil desian) yang telah diolesi minyak goreng  dan tempel diatas screen.

Seusai itu, screen disinari  dengan sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 sampai 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan gagal atau sulit untuk ditembus.

5. Penyemprotan screen
Berikutnya adalah kembali  melakukan pembersihan screen dari bekas obat. Dalam pencucian membutuhkan alat penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk memandikan burung, alat ini digunakan untuk membuka desain atau gambar yang terdapat pada screen.

6.Tahap penyablonan

Pada tahap ini, alat-alat yang dibutuhkan antara lain: screen (yang telah difilm),cat, meja sablon (jika diperlukan, rakel (alat penggesut), bahan (kaos). Ambil screen dan setelah itu taruh kain yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan.

6. Finishing

Setelah kaos selesai disablon lalu lakukan pengepresan dengan menggunakan mesin press. Hal ini perlu  dilakukan dengan proses press yang suhunya diatas 100 derajat agar kadar air yang terdapat dalam cat sablon hilang dan tentunya akan menghasilkan kualitas sablon yang lebih rapat dan akan terasa halus jika diraba.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat untuk kita semua


Kamis, 13 Maret 2014

Dana Minim, Ingin Kaos Keren

http://republiksablon.com/Buat teman-teman yang ingin memakai kaos keren, namun sayangnya terhadang dana. Mulai sekarang hal tersebut tak perlu kuatir. Soalnya, masih ada jalan untuk mendapatkan keinginan dan bahkan lebih puas. Apa itu?

Ini sekadar tawaran saja, jika tertarik silakan dilakuan dan jika tidak boleh ditinggalkan. Solusinya adalah mendatangi republiksablon
yang beralamatkan antara Jakarta dengan Tangsel, ini dia alamat lebih lengkapnya Jl. Raya Cirendeu Rt 004/05. Pisangan Timur, Ciputat, Tangsel 15412. 

Lantas kenapa harus republik sablon? Sebuah pertanyaan yang cukup menarik untuk dijawab. Soalnya, sebagai layanan jasa sablon kaos manual, republik sablon masih menerima orderan tanpa minimal alias satuan  dengan kualitas yang ciamik (dijamin tidak mengecewakan). Untuk harga sendiri jika dirasa masih memberatkan bisa dinego-nego.

Selain itu,  ada kepuasan yang tak bisa ternilai harga jika kaos yang dipakai merupakan hasil desain sendiri apa lagi dalam pengerjaannya sablon dilakukan secara manual. Sebab, ada perbedaan yang paling menonjol antara manual dengan digital (dgt) dan tinta atau bahan bisa memilih sendiri. Untuk mengetahui perbedaannya

Bagaimana, masih ada kekuatiran mengenai ketajaman warna? Sekali lagi untuk hal ini teman-teman tak usah risau (galau). Pasalnya, tuk ketajaman gambar ada jaminan sendiri.

Sedangkan untuk bahan sendiri atau jenis pakain yang bakal dipakai. Buat teman-teman yang masih bingung, disini bakal disampaikan mengenai jenis-jenis bahan kaos. Sebagaimana dilansir dari republiksablon.com ada beberapa jenis bahan dan juga tinta yang dapat mewujudkan keinginan teman-teman.

Silakan disimaknya, wat temen-temen yang mw tau ajah atau mw tau banget tengtang info jenis bahan n jenis sablon dibaca yeah: love u all

jenis BAHAN KAOS
Katun Combed ( Nama inggrisnya = Cotton Combed )
Ini bahan yang paling bagus, No. 1 :cantik biasa di pakai oleh merek kaos international SPYDERBILT, NO FEAR, BILLABONG, GIORDANO, ESPRIT, dan merek-merk lokal seperti JOGER, C59, IEBE, DAGADU. Bahan katun 20’s & 30’s ini sangat umum dipakai para pelaku DISTRO CLOTHING.

Serat benang lebih halus.
Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.

Katun Carded ( Nama inggrisnya = Cotton Carded )
Kalau ini bahan kualitas No. 2, nama lainnya bisa juga semi combed

Serat benang kurang halus dibandingkan combed.
Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata dibandingkan combed.

Sifat kedua jenis bahan di atas bisa menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

TC ( Teteron Cotton )
Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester ( Teteron ) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.

CVC ( Cotton Viscose )
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

Polyester atau PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

JENIS BENANG
Pentingnya mengetahui tentang benang atas bahan kaos yang kita kehendaki adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi bahan kaos itu sendiri.

1. Benang 20S
Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. Benang 24S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. Benang 30S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. Benang 40 S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

JENIS-JENIS SABLON

1. Rubber
Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.
yang ini favorid agan-agan di FJB

2. Pigmen
Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

5.Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

6. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

7. Flocking
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.

8. Foam atau cat timbul
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.






 

Selasa, 11 Maret 2014

Republik Sablon: Jasa Sablon Kaos Manual

sablon kaos manual
Ada yang masih bingung atau baru mendengar kata sablon kaos manual? Jika ada yang bingung atau ingin lebih mengetahui seputar sablon kaos manual silakan disimak tulisan ini. 

Dari obrolan teman-teman di seputar republik sablon, pembahasan dunia sablon secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua hal, yakni sablon dikerjakan secara manual dan digital. Mengenai bagaimana perbadingan antara manual dan digital nanti akan ada pembahsan sendiri. 

Untuk manual sendiri kehadiran jauh banget sebelum muncul digiital dan hingga kini masih banyak orang-orang masih mengerjakan secara manual dan bisa dikatakan tak terbendung lagi, salah satunya adalah 

Dapat dikatakan digital mencoba menggantikan peranan manual kurang sukses, bahkan dari beberapa teman-teman yang menggunakan jasa sablon kaos di republik sablon mengatakan peran manual dalam dunia sablon tak bisa tergantikan dengan digital.

Jika ada yang berbeda pandangan silakan saja. Terlepas dari perdebatan yang ada, saya pribadi hendak mengulas mengenai sablon manual dan republik sablon. Untuk manual sendiri secara sangat singkat telah dipaparkan.

Kini giliran republik sablon dari segi istilah re-publik =kembali ke publik. “Bagaimana sablon kembali ke masyarakat (ruang publik) dengan memasyarkatkan sablon dan menyablonkan masyarkat,” ujar salah satu penggagas republik sablon, Purwasasmito.


Selain memberikan layanan jasa sablon kaos manual, republik sablon juga  memberikan pendidikan terhadap siapa saja yang berniat belajar hanya dengan syarat mempunyai daya tahan kuat (sabar). Soalnya, sebelum tahap penyablonan diperlukan beberapa tahapan dengan waktu yang cukup lama dan aktivitas yang terus mengulang,” katanya.

Setelah sabar barulah dibutuhkan kreativitas. Sama halnya saat ngedesain Kaos. Pada sablonan juga dibutuhkan kreativitas untuk membuat sablon sesuai dengan permintaan atau desain kaos. Dari memadukan cat, perasaan, apa lagi republik sablon bergerak dalam jasa.” Jika hasil sablon tak sesuai dengan keinginan maka hasil bisa dibayangkan,” ujarnya.